
Kejadian ini baru diketahui pada pukul 17:30 oleh masyarakat yang sedang memancing di lokasi tersebut, seperti diiketahui keberadaan Situ Rawa Arum kerap dijadikan sebagai sarana hiburan dan pemancingan gratis oleh warga sekitar karena ditempat itu suasana dan tempatnya masih sangat alami.
Terkait pencemaran itu, ketua Gerakan Pemuda Peduli Rakyat (GAPURA) Banten, Husen Saidan bersama Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), LSM komite pengawas lingkungan (kopling)kota Cilegon langsung mendatangi lokasi perusahaan pembuang oli  tersebut, akan tetapi bagian manajemen dari perusahaan MIT sedang berada di luar kota sehingga yang dapat ditemui hanya beberapa stafnya saja.
Kepada bidikbanten.com, Husen Saidan mengungkapkan kejadian ini bukan yang pertama kali, kejadian sebelumnya pernah terjadi pada beberapa waktu yang lalu, namun pihaknya tidak terlalu mempersoalkan hal tersebut.
“Kejadian kali ini merupakan kejadian yang paling parah bila dibanding kejadian sebelumnya, sebab adanya pembuangan oli bekas ke Situ Rawa Arum ini seperti disengaja”ujar Husen.
Pihaknya meminta kepada perusahan agar bertanggung jawab atas kejadian tersebut dan meminta pemerintah dapat mengambil langkah tegas terhadap kejadian  itu.
Sementara itu Manager projek PT.MIT, Rojak Abas mengaku pihaknya baru mengetahui adanya ceceran Oli  itu dari perusahannya yang mencemari Situ RawaArum.
Dan pihaknya berjanji akan melaporkan kejadian ini kepada Pimpinan Manegement PT. MIT, Rojak berkilah saat ini dirinya  tidak punya kewenangan atas hal tersebut.
Reportase: Dede Irawan

“Kejadian kali ini merupakan kejadian yang paling parah bila dibanding kejadian sebelumnya, sebab adanya pembuangan oli bekas ke Situ Rawa Arum ini seperti disengaja”ujar Husen.
Pihaknya meminta kepada perusahan agar bertanggung jawab atas kejadian tersebut dan meminta pemerintah dapat mengambil langkah tegas terhadap kejadian  itu.
Sementara itu Manager projek PT.MIT, Rojak Abas mengaku pihaknya baru mengetahui adanya ceceran Oli  itu dari perusahannya yang mencemari Situ RawaArum.
Dan pihaknya berjanji akan melaporkan kejadian ini kepada Pimpinan Manegement PT. MIT, Rojak berkilah saat ini dirinya  tidak punya kewenangan atas hal tersebut.
Reportase: Dede Irawan